Teruntuk Seroja

cinta akan jatuh di mana saja
selayak umur menjatahkan uban
seraya mengajakmu tumbuh tanpa paksaan

malam menyelimuti bulan
hujan berganti kabut dan penyaman
lalu kuingat lagi, ternyata
doa kami bertunas di setiap
senyum dan tangismu

di depan kau yang sedang dipeluk ibumu
aku sedang memilah ijabah
atas kebaikan-kebaikan yang kita tanam